expr:id='"post-" + data:post.id'>

Allah - The One and Only God

Ada yang maw mnyangkal judul di atas???
hehee....yg bnr aje Lu,,Tuhan qt yach cm satu yg nyiptain langit bumi dan se isinya.Kita cm manusia,bagian dari ciptaan-Nya jg yg tentunya g ad yg sempurna.Tapi bukan berarti qt g punya kelebihan kan......Smua pasti ada + dan - nya,tergantung bagaimana qt mensyukuri ap yg qt punya.Makanya pandai"lah bersyukur atas nikmatnya (Alhamdulillah) karna dengan bgtu qt insyallah merasa cukup dengan smua yg qt punya (smua tu jg cm titipan Cuy jd g akan qt bawa mati kok....) jadi lebih baik bersyukur dari pada trs"an merasa kurang (gw rasa Lu lebay) lihat tu kebawah mas/mba'....masih byx sodara" qt yg lbih kekurangan so.....qt bersyukuuur,,jgn liat ke atas mulu' t jatoh loooh (hahahaaaa....) low maw di lebihkan harta qt ya usahaaaaa doooonx (tp yg halal ja ya!!!!) n b'doa tentunya..... low Tuhan kasih Lu rejeki lebih ya jgn lupa sedekahnya,bukan mslh byk/sedikitnya tp yg pntg niat iklas lahir batin......ok??
Minta bantuan cuma ma Tuhan,,jangan minta bantuan ma manusia apalagi patung n temen"nya....smua tu cm perantara.Dpt dosa malahan....

"Katakanlah (hai Muhammad kepada yang mempersekutukanTuhan), 'Jelaskanlah kepadaku jika datang siksaan Allahkepadamu, atau datang hari kiamat, apakah kamu menyeru(tuhan) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar?'Tidak! Tetapi hanya kepada-Nya kamu bermohon, maka Diamenyisihkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepada-Nya,jika Dia menghendaki, dan kamu tinggalkan sembahan-sembahanyang kamu sekutukan (dengan Allah)" (QS Al-An'am [6]:
"Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan-Nya, dan Dia-lah yang Maha
mendengar dan melihat." (Qs. As-Syura [42]:11)

Baca lanjutannya

expr:id='"post-" + data:post.id'>

KESEMPURNAAN YANG TERLUPAKAN
.... Sebagaimana jamaknya Al Quran tua, sudah lapuk, sudah berdebu, halamannya sudah banyak yang robek dan hilang. Kalau dibuang, rasa akan berdosa, kalau disimpan di sembarang tempat, nanti terlangkahi, berdosa awak dibuatnya. Kalau berdosa janganlah, apalagi amal kebajikan kurang, bersedekah jarang. Bagaimana takkan jarang, uang susah, hidup pahit. Agar aman, agar tak berdosa, maka Al Quran tua tadi, ditarok saja di atas almari. Berdebulah di sana, sekali setahun dibersihkan.
Bagaimanakah keadaan Al Quran di rumah Anda? Saya harap tidak sama nasibnya dengan cerita di atas. Namun, sayangnya, kebanyakan dari kita mungkin telah melupakan, membacanya hanya kalau ada waktu luang, atau bahkan hanya disimpan di lemari sebagai pajangan. Padahal, Al Quran adalah bacaan yang paling sempurna. Tak ada satu pun bacaan yang mampu menyamainya. Itulah yang disampaikan oleh Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Hati sebagai berikut: Al Quran secara harfiah berarti "bacaan yang mencapai puncak kesempurnaan." Al Quran Al Karim berarti "Bacaan yang mahasempurna dan mahamulia."
Luar biasa bukan? sebagai umat Nabi Muhammad SAW. sebenarnya kita beruntung karena telah diwarisi sebuah bacaan yang mahasempurna itu. Nabi Muhammad SAW. adalah seorang yang ummi (tidak mengenal baca-tulis), mungkin kita bertanya, mengapa Al Quran, yang notabene adalah sebuah bacaan, diturunkan kepada orang yang ummi tersebut? Ternyata ada maksud tersendiri di balik itu. Maksud tersebut adalah agar mereka (para pendahulu) dan generasi berikutnya membacanya. Fungsi utama Al Kitab adalah memberikan petunjuk. Hal ini tidak dapat terlaksana tanpa membaca dan memahaminya. Oleh karena itu, kita amat dianjurkan untuk membaca Al Quran agar dapat memahaminya, kemudian mengaplikasikan dalam kehidupan, dan mengamalkan kepada orang lain.
Kebenaran dan kesempurnaan Al Quran dapat dijelaskan dengan tiga bukti kebenaran berikut.
Pertama, keindahan, keserasian, dan keseimbangan kata-katanya. Kata yaum yang berarti "hari", dalam bentuk tunggalnya terulang 365 kali (ini sama dengan jumlah hari dalam satu tahun) dalam bentuk jamak, diulang sebanyak 30 kali (ini sama dengan jumlah hari dalam satu bulan). Sementara itu, kata yaum yang berarti "bulan" hanya terdapat 12 kali. Kata panas dan dingin masing-masing diulang sebanyak empat kali, sementara dunia dan akhirat, hidup dan mati, setan dan malaikat, dan masih banyak lainnya, semuanya seimbang dalam jumlah yang serasi dengan tujuannya dan indah kedengarannya.
Kedua, pemberitaan gaib yang diungkapkannya. Awal surah Ar Rum menegaskan kekalahan Romawi oleh Persia pada tahun 614: Setelah kekalahan, mereka akan menang dalam masa sembilan tahun di saat kaum mukminin akan bergembira. Dan itu benar adanya tepat pada saat kegembiraan kaum Muslim memenangkan Perang Badar pada 622, bangsa Romawi memperoleh kemenangan dari bangsa Persia. Pemberitaannya tentang keselamatan badan Fir�aun yang tenggelam di Laut Merah 3200 tahun yang lalu, baru terbukti setelah muminya (badannya yang diawetkan) ditemukan oleh Loret di Wadi Al Muluk Thaba, Mesir, pada 1896 dan dibuka pembalutnya oleh Eliot Smith 8 Juli 1907. Mahabenar Allah yang menyatakan Firaun pada saat kematiannya: Hari ini Kuselamatkan badanmu supaya kamu menjadi pelajaran bagi generasi sesudahmu (QS 10: 92).
Ketiga, isyarat-isyarat ilmiahnya sungguh mengagumkan ilmuwan masa kini, apalagfi yang menyampaikannya adalah seorang yang umi yang tidak bisa baca-tulis serta hidup di lingkungan masyarakat terbelakang.
Demikianlah di antara bukti kebenaran dan kemahamuliaan Al Quran. Akan tapi sayang, kini kita cenderung melupakannya. Rupanya umat generasi inilah antara lain yang termasuk diadukan oleh Nabi Muhammad SAW.: Wahai Tuhan, sesungguhnya umatku telah menjadikan Al Quran sesuatu yang tidak dipedulikan. (QS 25: 30).
Semoga kita bukan termasuk umat yang tidak memedulikan Al Quran lagi tersebut.
Amin

Sumber:

Al Quran

Lentera Hati, M. Quraish Shihab

Surau,

Baca lanjutannya